Terowongan Guoliang, Jalan Paling Spektakuler di Dunia

jalan guoliang
Terowongan Guoliang mengalami kemacetan lalu lintas pada 2 Mei 2015 di Provinsi Henan, China Tengah. I foto: english.sina.com
Pada foto pertama dan kedua itu menunjukkan ada banyak kendaraan pariwisata dan pribadi terjebak dalam kemacetan lalu lintas yang berada pada tebing di Pegunungan Taihang di Huixian, provinsi Henan China Tengah, 2 Mei 2015.

Terowongan atau jalan ini adalah sebuah rute pintu masuk dan keluar bagi warga desa Guoliang. Didalam terowongan ini para wisatawan dapat menikmati pemandangan indah yang berada di daerah itu dan pada hari-hari libur, dan jalan yang diklaim yang di pahat dengan hanya menggunakan alat sederhana ini seringkali mengalami kemacetan parah akibat disesaki para pelancong dari berbagai negara.

Sejarah Terowongan Guoliang

Awalnya jalan dengan pemandangan indah dan spektakuler di dunia ini sebenarnya adalah sebuah terowongan yang dibuat oleh masyarakat Desa Guoliang sebagai jalan utama untuk memudahkan mereka akses ke dunia luar untuk menjual hasil pertanian dan ternak, namun belakangan jalan itu telah mulai menjadi hotspot wisata yang paling sering dikunjungi oleh wisatawan dari berbagai negara setelah dibuka secara resmi oleh pemerintah Cina pada tahun 1977.

Panjang jalan yang terkenal di dunia ini, yakni 1,2 kilometer atau 1.200 meter dan lebar 5 meter serta terdapat 30 jendela dengan berbagai ukuran dan bentuk yang menghadap langsung ke jurang tebing yang sangat dalam dan terletak tinggi di Pegunungan Taihang Provinsi Henan, Cina.

Keunikan lain dari terowongan ini, yakni di pahat sepanjang sisi gunung dengan menggunakan alat sederhana seperti palu, pahat dan beberapa alat sederhana lainnya tanpa campur tangan teknologi modern dan pemerintah setempat dan butuh waktu lima tahun lebih untuk membangunnya. Namun, ada beberapa spekulasi yang dihembuskan bahwa pembuatan terowongan unik itu juga menggunakan bahan peledak atau bom, itulah mengapa ada beberapa pekerja tewas pada saat kontruksi jalan spektakuler tersebut dan spekulasi itu masih menjadi misteri hingga sekarang.

Penduduk Desa Guoliang sebelumnya diklaim sebagai orang-orang yang melarikan diri atau pemberontak yang buron selama Dinasti Han. Sebelum terowongan ini dibangun oleh mereka, satu-satunya akses ke desa Guoliang, yaitu sebuah tangga yang dibangun berundak-undak yang sangat mengerikan dengan ketinggian yang juga tak kalah spektakuler, bahkan jalan itu dinamakan Jalan Menuju Langit.

Desa Guoliang terletak di sebuah lembah yang dikelilingi oleh pegunungan yang menjulang tinggi dan terputus dari peradaban luar. Untuk akses mudah penduduk desa ke dunia luar, pada tahun 1972 sekelompok penduduk desa yang dipimpin oleh Shen Mingxin membuat rencana untuk memahat jalan di sisi gunung. 

Mereka menjual ternak dan hasil pertanian untuk menggalang dana untuk membeli alat dan bahan, pengerjaan terowongan ini melibatkan tiga belas desa tetangga, diduga ada beberapa orang meninggal selama konstruksi. Pembangunan dilakukan dengan sebagian besar menggunakan palu dan pahat, setiap hari mereka hanya menghasilkan terowongan sepanjang satu meter.

Pada 1 Mei 1977 terowongan dibuka untuk lalu lintas. Kini terowongan dan desa Guoliang dan tetangganya telah menjadi objek wisata terkenal diseluruh dunia yang telah memberi beberapa masalah kecil bagi penduduk setempat dan pendapatan.

Jalan dengan koridor terpanjang di dunia ini juga memiliki julukkan sebagai jalan yang tidak mentolerir kesalahan dan ada juga yang menyebutnya sebagai jalan menuju kematian. Sebagian besar kecelakaan di terowongan terutama disebabkan oleh kelalaian dari pelancong.

jalan terkenal dan unik
Pada hari-hari libur di jalan spektakuler ini sering mengalami kemacetan yang parah karena pelancong memenuhi seluruh terowongan untuk menikmati pemandangan yang mengerikan di tebing yang curam.

Kengerian jalan ini bisa menyiutkan nyali para driver, klaim para pelancong.


Comments